iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Irfan Wijaya Bantah Lakukan Kekerasan Terhadap Riski Amalia Putri, Ketua BMI Angkat Bicara

waktu baca 4 menit
Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI), Muhammad Zulkifli, ST, MM.

Loading

Makassar, SuaraLidik.com – Pasca Irfan Wijaya membantah dirinya melakukan pemukulan dan penganiayaan terhadap Riski Amalia Putri (Kiki) di media online, langsung mendapat tanggapan dan respon dari Ketua Brigade Muslim Indonesia.

Dimana dirinya membantah beberapa pernyataan ormas atas peristiwa tersebut yang menyebutkan dirinya diduga melakukan tindakan pemukulan dan penganiayaan terhadap Riski Amalia Putri (Kiki).

Menanggapi bantahan Irfan Wijaya, Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI) Muhammad Zulkifli, ST, MM mengatakan bahwa, untuk masalah ini saya rasa hal yang biasa saja, karena semua berhak membuat alibi sendiri, begitu pula soal laporan yang dilayangkan itu adalah haknya.

“Nantilah akan dibuktikan saat pemeriksaan saksi di pengadilan. Saya rasa penyidik, jaksa dan hakim bukan orang bodoh. Tapi terlepas itu semua kami dari Koalisi Ormas (BMI, GMBI, APKAN RI dan Laskar Palapa Sulsel) hanya ingin mengingatkan Irfan Wijaya dan kawan-kawan untuk sebaiknya berterus terang saja, tidak usah terlalu mendramatisir keadaan,” ujar Muhammad Zulkifli, Sabtu 23 April 2022.

Menurut Zul (sapaan akrabnya) menjelaskan bahwa, ada beberapa pernyataan Irfan Wijaya yang perlu didalami, diantaranya yaitu, dimana Irfan Wijaya mengatakan dirinya dikeroyok secara membabi buta didalam rumahnya, akan tetapi yang luka parah justru tamunya.

“Apakah Irfan Wijaya mau katakan luka parah yang dialami klien kami (Ibu Kiki) mulai luka parah bagian rahang Ibu Kiki sampai nyeri dada yang beliau alami hingga mulutnya mengeluarkan darah, dan luka parah jari kelingking Pak Udin yang menyebabkan dia diwajibkan operasi, serta luka parah jari tangan dan kaki Pak Ahmad yang terkena kaca saat dipukul dan didorong hingga jatuh di meja kaca itu dilakukan oleh warga, ya silahkan Irfan Wijaya hadirkan warga yang melakukannya,” jelasnya.

Lanjut Zul menjelaskan, dimana Irfan Wijaya mengatakan dua narasi berbeda di kedua media online yang berbeda. Dikutip di media (Legion) Irfan mengatakan dia telah ditampar oleh Ibu Kiki, akan tetapi dikutip di media lain (BNI.com) Irfan mengatakan bahwa tamparan itu di tangkis dan kemudian mendorong.

“Ini adalah dua narasi yang bertolak belakang dan kami telah mengkonfirmasi ke pihak klien kami bahwa mereka tidak pernah menyentuh sedikit pun korban, malah yang terjadi adalah saat Irfan Wijaya dan Muamar Khadafi terus memukuli klien kami, justru pihak security dan keluarganya sendirilah yang mendorong dan menarik Irfan Wijaya kedalam rumah, sehingga pemukulan brutal itu bisa berhenti dan mengenai pihak keluarga yang memisahkan, dan di akui sendiri oleh Irfan Wijaya,” sambungnya.

Selain itu, dikutip di media (Legion) Irfan Wijaya mengatakan bahwa, yang meneriaki istrinya pelacur adalah Ibu Kiki, terus dikutip di media (BNI.com) Irfan Wijaya mengatakan yang teriak adalah Ibu Kiki, Pak Ahmad dan Pak Udin.

“Saya rasa narasi ini bertentangan dan memberi kesan bahwa Irfan Wijaya sedang berusaha keras untuk ngarang, apalagi fakta sebenarnya klien kami ini tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu. Irfan Wijaya seharusnya paham bahwa dirinya dan klien kami itu bertemu di teras rumah, dan saat itu istrinya berada didalam rumah. Jadi saat Irfan Wijaya dan klien kami dialog tidak ada sama sekali istri Irfan Wijaya diteras. Istri Irfan Wijaya keluar rumah ngomel-ngomel saat Pak Udin dan Pak Ahmad di pukul, dimana Pak Ahmad saat itu didorong jatuh ke meja kaca, sehingga menyebabkan kaca pecah dan melukai tangan dan kakinya,” ungkap Zul.

Dan yang paling menarik, kata Zul yaitu, Irfan Wijaya mengatakan bahwa ada beberapa orang yang datang dan mengaku dari Lembaga yang datang bersama klien kami di rumahnya, maka secara tegas kami katakan bahwa Irfan Wijaya ini ahli ngarang. Karena kalau ini benar maka orang yang Irfan Wijaya sebut sebagai Lembaga pastilah sudah kami jadikan saksi.

“Seharusnya Irfan Wijaya bersyukur karena klien kami selalu berpesan kepada kami untuk tampil apa adanya, artinya jika klien kami bukan orang jujur, maka bisa saja klien kami siapkan saksi palsu yang bisa saja mengaku sebagai orang yang datang bersama klien kami atas nama Lembaga,” tegasnya.

“Jadi untuk masalah ini, kami sekali lagi tegaskan bahwa semua orang berhak untuk berdusta, tetapi menurut kami penyidik bukanlah orang bodoh dan yang terpenting adalah Allah SWT tidak buta dan tidak tidur. Apa yang kita lakukan akan kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia