Imigrasi Bantaeng Hadir di Car Free Day Lewat PASPORIA, Permudah Warga Urus Paspor di Akhir Pekan
BANTAENG, Suaralidik.com – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bantaeng kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui program PASPORIA (Paspor Minggu Ceria) yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, Minggu, 5 Juli 2026.
Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor namun terkendala waktu pada hari kerja. Dalam pelaksanaannya, Imigrasi Bantaeng membuka 20 kuota pendaftaran secara online melalui Aplikasi M-Paspor dan menyediakan 10 kuota tambahan (walk in) bagi masyarakat yang belum sempat melakukan pendaftaran melalui M-Paspor.
Layanan yang diberikan meliputi pembuatan paspor baru maupun perpanjangan paspor, sehingga masyarakat dapat mengurus dokumen keimigrasian dengan lebih mudah sambil menikmati suasana Car Free Day.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bantaeng, Nur Arifandi Azis, mengatakan bahwa Bantaeng menjadi daerah pertama pelaksanaan program PASPORIA di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bantaeng.
“Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan di Bantaeng. Insyaallah bulan depan akan kami laksanakan di Bulukumba, kemudian bulan berikutnya di Kepulauan Selayar. Program ini akan rutin kami laksanakan untuk mempermudah masyarakat di seluruh wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bantaeng dalam mengurus paspor,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi pelayanan.
Nur Arifandi Azis menjelaskan, program PASPORIA merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Imigrasi agar pelayanan keimigrasian dapat hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga seperti Car Free Day.
“Program ini merupakan arahan dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menghadirkan layanan masyarakat di Car Free Day karena menjadi salah satu titik kumpul masyarakat. Rencananya akan rutin kami laksanakan dan terus dievaluasi sesuai kebutuhan masyarakat. Jika antusiasme masyarakat tinggi dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah, layanan ini bisa kami hadirkan setiap minggu,” jelasnya.
Menurutnya, pelayanan pada akhir pekan merupakan bentuk komitmen Imigrasi dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki kesibukan bekerja pada hari biasa.
“Imigrasi hadir untuk melayani masyarakat. Kami ingin mempermudah masyarakat yang sibuk bekerja pada hari kerja, sehingga pada akhir pekan seperti ini kami tetap membuka pelayanan di titik kumpul masyarakat agar akses layanan menjadi lebih mudah,” tambahnya.
Kehadiran layanan PASPORIA mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari pasangan suami istri, Nuraedah dan Kadir, warga Jalan Hasanuddin, Kecamatan Bissappu, yang memanfaatkan layanan tersebut untuk membuat paspor baru sebagai persiapan menunaikan ibadah umrah tahun ini.
Nuraedah mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Kantor Imigrasi di Bantaeng, terlebih dengan pelayanan yang dibuka di lokasi Car Free Day.
“Saya sangat terbantu sekali dengan adanya Kantor Imigrasi di Bantaeng, apalagi dengan pelayanan di Car Free Day ini. Pelayanannya cepat, tidak perlu antre lama. Saya juga jadi hemat waktu dan biaya karena tidak perlu lagi ke Makassar untuk membuat paspor,” ungkapnya.
Melalui program PASPORIA, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bantaeng berharap pelayanan keimigrasian semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik yang cepat, mudah, dan menjangkau seluruh wilayah kerja, yakni Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, dan Kepulauan Selayar. ***









