iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Hujan Mulai Turun di Hulu, 3 IPA Perumda Air Minum Kota Makassar Mulai Berproduksi Kembali

waktu baca 2 menit

Makassar, SuaraLidik.com – Kondisi kekeringan dan kekurangan air bersih yang dialami oleh masyarakat Kota Makassar akibat kekeringan dan fenomena El-Nino yang perlahan mulai berangsur membaik.

Setelah kurang lebih 3 bulan tidak beroperasi yang mengakibatkan terhambatnya pasokan air bersih ke pelanggan, 3 Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Air Minum Kota Makassar mulai beroperasi kembali.

ketiga instalasi tersebut yaitu IPA II Panaikang, IPA III Antang, dan IPA IV Maccini Sombala yang kembali beroperasi setelah hujan dan membuat air baku kembali cukup untuk di produksi.

Plt Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Makassar, Ayman Adnan mengkonfirmasi hal tersebut dan mengucap syukur karena pelayanan ke pelanggan akan dioptimalkan kembali.

Ayman mengatakan, jika 3 IPA yang sebelumnya tidak berproduksi, mulai beroperasi kembali secara bertahap.

“Sebuah kesyukuran karena air baku sudah tersedia dan siap untuk di produksi berkat hujan yang turun beberapa hari terakhir di sekitar wilayah sumber air baku kita,” ujar Ayman Adnan, Senin (06/11/2023).

Namun Ayman juga menyampaikan bahwa produksi air akan dilakukan secara bertahap. “Masuk tahap normalisasi, jadi tidak langsung full. Ini akan memakan waktu juga sampai akhirnya air bisa diterima oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar berharap agar hujan masih terus turun agar stok air baku kembali dalam keadaan lebih.

“Kita masih berharap hujan masih terus turun agar stok air baku kita cukup untuk beberapa waktu kedepan dan pelayanan ke masyarakat dapat optimal kembali,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data