Direktur PDAM Bulukumba Tidak Becus, Ia Diminta Mundur
Bulukumba, Suaralidik.Com – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten Bulukumba H. Muh. Nur, SE dinilai tidak becus menangani unit usaha milik daerah yang bergerak dalam distribusi air bersih untuk masyarakat umum.
Hal ini kembali mencuat ke publik setelah masyarakat keluarahan Tanete bersama aktivis dari Laskar Merah Putih Infonesia ( LMPI ) Bulukumpa menggelar unjuk rasa di depan kantor camat Bulukumpa pada Rabu (18/3/2020) lalu.
Pantauan media, sambil membakar ban, Sam Prakoso menyuarakan jika pihaknya menyesalkan Dewan Pengawas Air yang tidak mampu memberikan solusi cerdas atas persoalan ini, apalagi kondisi tidak mengalirnya air kerumah warga sudah berlangsung selama sebulan.
Bahkan demonstran menuntut Dirut PDAM Bulukumba mundur dari jabatannya karena dinilai tidak becus dan tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.
” Kami bersama masyarakat pengguna air menuntut kepada direktur PDAM untuk mundur, jangan mempertahankan jabatan kalau memang tidak mampu menjalankannya, karena imbasnya sangat merugikan masyarakat, Saya himbau juga kepada Dewan Pengawas Air untuk menjalankan tupoksinya, jangan berdiam diri melihat kondisi ini, ungkap Sam.
Sesaat setelah aksi unjuk rasa,para demonstran diterima di gedung masagena oleh pihak PDAM, Roni Sultan Jafar dan camat Bulukumpa, Drs. A. Salman Patongai.
Menurut pengakuan Roni Sultan Jafar, bahwa dirinya baru saja ditelpon oleh pimpinannya direktur PDAM, H. Muh. Nur, SE.
” Iye saya baru saja bicara via telpon dengan pak direktur PDAM, beliau berjanji dalam kurun waktu 7 x 24 jam air tidak mengalir kerumah warga maka beliau berjanji akan mundur selaku direktur PDAM,” kata Roni .(***gun)









