Dampingi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Kades Bonto Tengnga Imbau Orang Tua Jangan Ragu Anaknya Disuntik Vaksin
SINJAI,SUARALIDIK – Sekolah Dasar Negeri 187 Maccini yang terletak di Dusun Maccini Desa Bonto Tengnga Kecamatan Sinjai Borong, melaksanakan Vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun, Selasa (22/02), bekerja sama dengan Puskesmas Borong Kompleks.
Terlihat pagi tadi, orang tua siswa peserta vaksinasi antusias mengantar dan menemani anaknya, mulai verifikasi data, cek suhu tubuh, cek kesehatan, screening hingga mendapatkan suntik vaksin.
Termasuk Kepala Desa Bonto Tengnga Kaswan Mahmud yang juga ikut mendampingi 2 orang buah hatinya mendapatkan Vaksinasi.
” Kita juga meminta Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menyurati Kepala Sekolah di wilayah Desa Bonto Tengnga dan di Sinjai Borong ini agar kepala sekolah memberitahukan berapa jumlah siswa yang akan mengikuti vaksin Covid-19,” ujar Kades Kaswan yang juga sebagai Ketua PMI Sinjai Borong tersebut.
Dikatakannya, anak-anak perlu mendapatkan vaksinasi karena sampai saat ini tercatat 10-12 persen populasi yang terkena Covid-19 di rentang usia ini.
“Jadi penting sekali orang tua untuk mempersiapkan anak-anak untuk divaksin dan jangan ditakut-takuti. Dampingi anak untuk menjawab jujur pada saat skrining kesehatan. Vaksin ini aman dan halal, jadi kita jangan ragu demi kesehatan anak kita semua, ” himbau Kaswan.
Ia juga mengapresiasi antusiasme siswa yang mengikuti vaksinasi Covid-19. “Guna meningkatkan daya imun tubuh (Herd Immunity) , dengan cara inilah, Kita melindungi diri dari Covid-19 agar siswa SD dapat mengikuti belajar tatap muka, seperti biasa dengan menerap prokes,” tutupnya.
Sementara Itu, Kepala SD Negeri 187 Maccini, Hj. Hunaeni menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sinjai yang telah memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi serta kepada wali murid yang telah mendampingi anak-anak untuk di vaksinasi.
“Terima kasih kepada wali murid yang sudah mendukung vaksin berjalan dengan lancar sesuai harapan,vaksin ini dilakukan tentunya adalah untuk melindungi anak agar tidak terinfeksi Covid-19 selama beraktivitas diruang publik, termasuk selama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah, “ujar Hj. Hunaeni.
” Anak anak kita divaksin ini bertujuan melindungi mereka dari paparan Covid-19 dan memberikan keamanan saat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terbatas, juga secara tidak langsung sudah turut menjaga lingkungan terdekat dari virus Covid-19,”ucap Kepsek Hj. Hunaeni.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan