iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Cek Meteran Pelanggan, Direksi PDAM Kota Makassar Temukan Kejanggalan

waktu baca 2 menit
Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar, Turun ke Lapangan Mengecek Meteran Pelanggan, Rabu 21 Desember 2022.

Makassar, SuaraLidik.com – Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar kembali turun serentak ke lapangan untuk melakukan pembacaan meteran air pelanggan, Rabu (21/12/2022).

Pada momen tersebut, Direksi berkesempatan untuk melihat kelayakan kondisi meteran air pelanggan khususnya meteran ukuran diameter besar dengan pemakaian nol atau nihil yang dipergunakan oleh kegiatan industri.

Direktur Utama Beni Iskandar dan Direktur IPAL Ayman Adnan berkunjung ke pelanggan yang berada di wilayah pelayanan I atau utara kota, sementara Direktur Umum Indira Mulyasari dan Direktur Keuangan Satriani Ulfah di wilayah pelayanan II di timur kota.

Seperti dilakukan Direktur IPAL yang berkunjung ke wilayah sekitaran pelabuhan, ditemukan beberapa industri yang tidak menggunakan air PDAM sebagai penunjang untuk menjalankan usahanya.

“Banyak tempat-tempat usaha yang kita temui tidak menggunakan air PDAM tapi menggunakan air tanah sebagai penunjang usaha mereka seperti usaha perhotelan dan lainnya,” ungkap Ayman.

Menindaklanjuti hal tersebut, Ayman berjanji akan melaporkan hal tersebut ke Bapenda Kota Makassar.

“Tentu temuan ini akan kami laporkan ke pihak terkait yaitu Bapenda, karena ada kepentingan dalam hal tersebut. Kami tidak mau meteran PDAM hanya dijadikan kedok saja atau pajangan,” jelasnya.

Selain itu ada beberapa obyek sesuai database hasil baca meter malah tidak menggunakan air sama sekali atau pemakaian nihil (0). Sementara meteran yang terpasang berdiameter besar.

“Ini sangat janggal, masa meteran besar tapi tidak pakai air,” katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan beberapa pelanggan industri mengatakan air yang mereka gunakan adalah air tanah.

“Ini yang akan kita tertibkan, kalau memang tidak pake air PDAM maka kami akan menutup permanen dan akan kami umumkan ke publik seluruh obyek yang tidak menggunakan air PDAM dalam penunjang usahanya, sehingga tidak ada lagi kedok,” ujar Ayman.

“Itulah gunanya kami sering-sering turun ke lapangan, selain pokok agenda pembacaan meter, kita juga mengecek kondisi pelayanan kita di masyarakat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88