iklan banner pemrov sulsel
Pemerintahan

Bupati Sinjai Apresiasi Sosialisasi Sistem Resi Gudang Kementerian Perdagangan RI

waktu baca 2 menit
Foto Dokumentasi Kunjungan Bupati Sinjai ke Gudang Kementerian Perdagangan Ri di Makassar

MAKASSAR, Suara Lidik.com- Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menghadiri acara sosialisasi Sistem Resi Gudang (SRG) yang digelar oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Kantor Kawasan Industri, Makassar, pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

‎Bupati Ratnawati mengaku baru mengetahui cakupan tugas Kementerian Perdagangan yang turut mengatur sistem pergudangan dan regulasi terkait stok komoditas dari berbagai daerah. Meskipun demikian, ia menyambut positif inisiatif tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

‎“Alhamdulillah, hari ini saya dan beberapa kabupaten diundang oleh Kementerian Perdagangan bersama perusahaan-perusahaan BUMN yang menjadi mitranya. Kegiatan ini harus diapresiasi karena mengedukasi kita tentang bagaimana sesungguhnya regulasi pergudangan itu. Terus terang sebagai pribadi, saya baru tahu kalau ternyata Kementerian Perdagangan juga mengurusi gudang dan segala isinya, dari sisi ekspor hingga potensi stok yang berasal dari berbagai provinsi, termasuk kabupaten,” ujar Ratnawati usai mengikuti kegiatan.

‎Ia menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih masif hingga ke tingkat akar rumput, terutama di kabupaten. Menurutnya, pemahaman yang menyeluruh menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan Sistem Resi Gudang bagi petani, pelaku usaha kecil, dan koperasi.

‎“Memberi pemahaman sampai ke akar rumput, terutama sampai di tingkat kabupaten untuk kepentingan pergudangan, tidak pernah salah. Hari ini saya selaku bupati baru tahu. Jadi sebagai pemerintah terbawah, saya mengapresiasi dan berharap ke depannya ada pendampingan-pendampingan pada kabupaten/kota dari berbagai aspek,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Bupati Sinjai berharap hadirnya sistem ini dapat menciptakan sinergi antara pusat dan daerah untuk memperkuat ketahanan pangan serta mendorong kabupaten/kota menjadi daerah pemasok (supplier) ekspor ke depan.

‎“Kepentingan yang harus sinergi hari ini hadir untuk memperkuat Indonesia yang berketahanan pangan, Indonesia yang berdaya ekonomi kuat, lantas bisa menghadirkan kabupaten/kota sebagai penyuplai ekspor ke depan. Itu harus dimulai dari bawah,” tandasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777