BPBAP Canangkan Lamalaka Sebagai Kebun Bibit Rumput Laut
Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan, bantuan lainnya akan terus diserahkan kepada petani di Bantaeng. Menurutnya, bantuan bibit rumput laut ini setidaknya menggambarkan sinergitas antara pemerintah kabupaten dengan BPBAP Takalar.
“ini adalah pemicu awal sinergi antara pemerintah, BPBAP Takalar dan pihak swasta. Ke depannya, agar bisa lebih besar produksinya,” jelas dia.
Baca Juga: Bantaeng Cepat Recovery dari Pandemi, Anggota DPR RI Puji Capaian Bupati
Kultur Jaringan
Kepala BPBAP Takalar, Nur Mufhlich Junianto juga sempat menyinggung rencana pengembangan Balai Benih Ikan (BBI) Rappoa menjadi Lab Kultur Jaringan untuk rumput laut.
Dia berharap, rencana pengembangan BBI menjadi lab kultur jaringan bisa dapat diwujudkan agar produksi benih rumput laut berkualitas bisa semakin terwujud di Bantaeng.
“Kita dj BPBAP Takalar tentu saja akan siap mewujudkannya. Apalagi kalau sudah ada rekomendasi dari pemerintah daerah,” jelas dia.
Baca Juga: Kurangi Beban Orang Tua Siswa Bantaeng, Ilham Azikin Salurkan Bahan Perlengkapan Sekolah Gratis
Sekedar diketahui, Kultur jaringan merupakan teknik rekayasa untuk memperbanyak bibit rumput laut. Perbanyakan tersebut dilakukan dengan cara pengambilan jaringan dari induk rumput laut yang unggul untuk kemudian dilakukan pembesaran di laboratorium. Beberapa BPBAP di Indonesia sudah memiliki Lab Kultur jaringan ini, salah satunya di BPBAP Ambon.
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memberikan apresiasi terhadap BPBAP Takalar yang senantiasa memberikan perhatian kepada petani rumput laut Takalar. Bupati begelar doktor pemerintahan ini mengaku terkesan dengan Lab Kultur Jaringan yang ada di Ambon.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan