Begini Kronologis Pembunuhan di Dusun Kampung Beru Rumbia Jeneponto
SUARALIDIK.COM, Jeneponto – Pelaku pembunuhan di Dusun Kampung Beru, Desa Bontomanai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto yang menggegerkan Masyarakat kini menyerahkan diri ke kantor Polsek Kelara. Senin, (26/06/2017)

Diketahui pelaku bernama Baso Dg. Rate (30) melakukan pembunuhan terhadap Nasrun Bin Salasa Dg. Saju (35)
Kabid Humas Jeneponto AKP Wahyu Saat di konfirmasi mengatakan Sesuai dari keterangan Pelaku, dulunya mereka pernah memiliki hubungan keluarga
“Antara Pelaku dengan korban dulunya ada hubungan keluarga yaitu ipar dimana dulunya adik kandung tersangka bernama Suri diperistri oleh Korban”Tuturnya
Dua tahun lalu Korban Nasrun membawa lari Perempuan bernama Lina sewaktu merantau di Malaysia. Suri adik pelaku mengetahui hal tersebut marah dan tidak mau dimadu sehingga pulang ke Kampung halamannya di Dusun Kampung Beru Desa Bontomanai
Saat itu hubungan kekeluargaan antara Pelaku Baso dengan korban Nasrun kurang harmonis.
Dijelaskannya lagi, Melihat adik kandungnya kembali ke Kampung halaman tidak lama kemudian Baso menyusul pulang ke kampung halamannya kurang lebih satu tahun yang lalu.
Sepulangnya dari Malaysia Suri menuntut cerai kepada Nasrun dan permintaan cerai dikabulkan selanjutnya Suri menikah lagi dan dikaruniai 1 orang anak.
Pada pertengahan Bulan Puasa Nasrun pulang kampung bersama istri barunya dengan tujuan kembali datang baik kepada keluarga perempuan sekaligus merayakan Hari Raya Idhul Fitri
Namun setiba dikampung halamannya Korban Nasrun tidak pernah bertemu dengan tersangka Baso
“Sekitar pukul 18:15 Wita (25/06) Istri Nasrun Bernama Lina mendengar mendengar teriakan dari atas rumahnya dimana istri tersangka yang bernama Nanni berteriak hadang – hadang dengan bahasa tinggi dan tidak lama kemudian Nasrun terkapar bersimbah darah pada bagian dada sebelah kiri akibat luka tusuk benda tajam”
Kepada polisi Pelaku Juga Mengaku sebelum melakukan penikaman korban mendatangi tersangka yang sementara potong rumput gajah untuk makanan ternaknya
“korban langsung memarkir motornya lalu mendekati tersangka dengan tujuan minta maaf karena masih suasana lebaran Idhul Fitri, namum Baso justru melampiaskan dendamnya sehingga keduanya terjadi perselisihan“Tuturnya Lagi
Saat itu, kedua berselisih Hingga akhirnya baso mencabut badik dipinggang kirinya langsung menikam korban sebanyak 4 kali dan mengenai dada bagian kanan dan kiri, luka gores pada perut ( bawah pusar ), luka terbuka pada pergelangan tangan sebelah kanan sehingga Korban meninggal dunia di TKP.
Selanjutnya tersangka menyerahkan diri ke Mako Polsek Kelara dengan menumpang mobil Pick Up untuk mengamankan diri, kasus tersebut sudah di tangani oleh Unit Reskrim Polsek Kelara. [ADS|Red4]