Begini Cara Relawan PMI Pangkep Peringati Hari Palang Merah Sedunia
Pangkep, suaralidik.com- Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pangkep membagikan paket Takjil dan Masker kepada pengendara di Jalan poros Sultan Hasanuddin, Kota Pangkajene Pangkep.Jum’at, (08/05/2020).
Sebanyak 100 paket takjil dan masker dibagikan kepada pengemudi dan warga yang melintas di depan Markas PMI Pangkep.Terlihat warga yang lewat tampak senang dan antusias menerima pembagian takjil khususnya pengendara becak motor bentor.

Komandan Sukarelawan Markas PMI Pangkep, Sariani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan hari Palang Merah Internasional dan bertepatan bulan ramadhan tahun ini.“Tentu untuk mendapat berkah dari Allah, juga sebagai momentun hari Palang Merah pada hari ini, dan kami juga mau menunjukkan ke pada masyarakat pentingnya saling tolong menolong dan peduli terhadap sesama manusia khususnya di masa pandemic virus Covid-19 ini,” ujar Sani.

Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik atas dukungan dan kerjasama relawan PMI dan Forum remaja Forpis PMI Pangkep.
“Tanpa upaya dari teman-teman PMI kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan sebaik ini. Kita juga terbantu oleh adik adik dari Forpis Pangkep, Forum yang kita tahu aktif dalam hal aksi sosial remaja dalam berbuat baik,” ujarnya.
Ketua Forum remaja Forpis PMI Pangkep, Muh Fauzan mengatakan, selama bulan puasa forum yang di pimpinnya lebih aktif dalam urusan sosial. Berbagi makanan takjil memang sudah menjadi agenda utama.

“Kami adalah remaja yang senang bekerja sama dengan siapa saja, tentu dalam urusan yang baik. Apalagi di hari ini, hari jadi Palang Merah internasional, organisasi besar yang memang jelas peran sosial dan kemanusiaannya,” ujarnya.
Ia yakin setiap orang yang terlibat, baik yang telah menyumbangkan materi, pikiran, tenaga dan dukungan mendapat pahala dari Allah SWT.
“Kita doakan juga semoga makanan takjil dan masker yang kita bagikan memberi manfaat baik bagi saudara kita yang berbuka puasa, dan aman dari virus Covid -19,” ujarnya siswa SMA 1 Pangkep ini.
(***Syaiful)






