iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Bantaeng Perkenalkan Inovasi Donasi untuk Bantu Tunggakan BPJS Kesehatan Warga

waktu baca 4 menit

Loading

BANTAENG,SUARALIDIK – BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng melakukan penandatanganan MoU terkait iuran kepesertaan JKN. Teken MoU itu berlangsung di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng, Senin (21/3/2022).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba, Andi Rismaniswati Syaiful mengatakan, Bantaeng adalah salah satu daerah dengan tingkat kepesertaan di Bantaeng yang mencapai 96 persen. Dia menyebut, Bantaeng menjadi daerah tertinggi kepesertaan BPJS Kesehatan di Sulsel.

“Kita tidak perlu lagi menunggu 2024 untuk mencapai target kami. Sekarang, target itu sudah tercapai,” kata Andi Rismaniswati.

Dalam kesempatan itu, BPJS Kesehatan bersama dengan Pemkab Bantaeng juga memperkenalkan inovasi donasi untuk membantu tunggakan BPJS kesehatan masayrakat. Dia mengaku, inovasi ini sejalan dengan apa yang dilakukan BPJS Kesehatan cabang Bulukumba sejak 3 tahun terakhir, yakni penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Program (donasi) ini sudah ada sejak 2019 (di lingkup pegawai BPJS Kesehatan), tetapi yang membedakan di Bantaeng adalah adanya keterlibatan pemerintah secara langsung,” ujar Andi Rismaniswati.

Dia menjabarkan, dalam inovasi Gerakan Donasi Ringankan Beban Iuran BPJS atau Gendong Beras ini, Pemda Bantaeng dalam hal ini Dinkes setempat, melakukan penggalangan dana dari berbagai pihak untuk urunan membantu masyarakat prasejahtera.

“Pemda Bantaeng nanti akan melakukan penggalangan dana dari seluruh segmen yang ada, seperti badan usaha baik BUMN atau BUMD yang memang punya anggaran untuk itu, kemudian lembaga-lembaga yang ada seperti Keagamaan, kemudian organisasi, bahkan instansi-instansi juga disilakan, perorangan pun silakan dan nanti pemerintah akan membuat suatu rekening,” jelasnya.

Sejauh ini berdasarkan data yang ada, kata dia, ada sekitar 3000 lebih masyarakat Bantaeng kepesertaan JKN PBPU Mandiri tidak bisa mengakses layanan. Penyebabnya yakni persoalan ketidak mampuannya dalam melunasi tunggakan. Sehingga kerja sama itu diharap mampu menekan jumlah masyarakat yang belum lunasi iuran BPJS kesehatannya.

“Memang kita melihat ada sekitar 3000 lebih masyarakat Bantaeng yang kartunya tidak aktif karena ada tunggakannya dan Inilah kita akan bantu oleh pemerintah daerah,” jelas Rismaniswati.

BPJS Kesehatan juga menyerahkan bantuan kepada Pemkab Bantaeng berupa hasil donasi antar pegawai BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba. Bantuan itu berupa uang tunai yang nantinya dikelola Dinkes Bantaeng, guna membantu masyarakat lewat inovasi Gendong Beras tersebut.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menyebutkan bahwa lewat program inovasi tersebut bisa mendorong tingkat derajat hidup masyarakat di Bantaeng, khususnya pada sektor kesehatan.

Kata Bupati bergelar doktor pemerintahan itu, donasi yang terkumpul nantinya bisa mengcover masyarakat yang tidak mampu dalam hal pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

“Kita berharap yang pasti bisa mengcover masyarakat berupa dukungan dari aspek kesehatan dari segi pembiayaan. Karena kan banyak juga masyarakat kita yang menunggak sampai sekian tahun BPJS kesehatan dan inovasi ini lahir melihat dan menjawab persoalan itu,” jelasnya.

Selain itu, lewat donasi ini diharapkan seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian untuk menguatkan nilai-nilai kebersamaan dan kegotongroyongan.

“Kita berharap bahwa inovasi yang memicu lahirnya kebersamaan, nah itulah sejatinya upaya kita bersama, bahwa ada persoalan yang memantik kesadaran bersama untuk memantik kepedulian seluruh pihak,” jelas dia.

Ilham juga berpesan kepada Dinas terkait untuk melakukan tata kelola yang sebaik mungkin. Sebab kepentingan untuk masyarakat adalah hal di atas segalanya.

“Nanti tata kelola pemanfaatan ini, betul-betul bisa secara efektif menyasar sasaran yang betul-betul membutuhkan, dan mampu dipertanggungjawabkan oleh teman-teman yang bertanggung jawab melaksanakan inovasi ini,” katanya.

“Kan persoalan ini ada pada aspek pembiayaan itu, dan nanti kita harapkan itu diatur tata kelolanya siapa saja bisa secara yakin mampu mengelola sampai pertanggungjawabannya,” sambung Ilham Azikin mengakhiri.

Semua Pihak Bisa Berdonasi

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan selaku leading sektor program itu, menuturkan bahwa inovasi ini muncul karena adanya persoalan pembayaran di kepesertaan BPJS Kesehatan.

Dengan hadirnya gendong beras ini, kata Ihsan, diharapkan bisa mengatasi masalah tersebut.

“Jadi kami berharap dukungan dari semua elemen untuk mendukung gerakan donasinya untuk menuntaskan persoalan masyarakat kita, agar mereka mendapat pelayanan kesehatan,” kata Ihsan.

Dia menyebut, donasi ini akan dikelola oleh tim Dinkes Bantaeng bersama BPJS Kesehatan. Para donatur, kata dia, boleh dari pihak mana saja.

“Siapa pun bisa bisa (berdonasi), baik dari unsur swasta, SKPD, teman-teman sejawat dokter, siapapun dan ini kita punya rekening khusus yang akan dikelola oleh Dinas Kesehatan yang akan dikelola bersama-sama dengan teman-teman BPJS Kesehatan,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam