Band Rock ‘BitterSweet’, Mengidolakan Artic Monkeys
![]()
Awalnya, nama Bittersweet terinspirasi dari sosok karakter game online. Akan tetapi, bagi mereka Bittersweet berarti keseimbangan hidup yang terkadang pahit namun terkadang juga manis. Sesuai dengan namanya, Bittersweet juga mengalami pahit dan manis dalam perjalanan karier musiknya. Salah satunya ketika mereka mengalami pergantian personil yaitu gitaris.
Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat mereka untuk terus berkarya. Semangat mereka terlihat dari kegigihan mereka untuk dapat bersaing dengan band-band yang memiliki aliran yang sama.
Salah satu lagu yang dibawakan oleh Bittersweet, Midnight yang telah dirilis pada 13 Desember 2015 lalu bercerita tentang seorang pria yang galau dengan bertingkah aneh di suatu bar yang menjadikan lagu ini seperti halnya dengan kehidupan cinta remaja.
Band yang mengidolakan Artic Monkey dan Efek Rumah kaca mengaku kebanyakan lagu yang mereka ciptakan berasal dari latar belakang kehidupan sendiri.
Dalam perilisan mini album Bittersweet, band yang sering nongkrong di Mie Oyi ini berharap ini adalah titik awal yang mampu membawa nama Bittersweet sukses dan dikenal masyarakat sebagai band lokal Medan yang beraliran indie rock.
Bassist Bittersweet, Satria menambahkan semoga dari mini album mereka tersebut, masyarakat tidak hanya tahu soal Bittersweet, akan tetapi semuanya dapat terhibur dari karya-karya yang telah kami buat.
“Kita pasti berharap yang terbaik untuk karya-karya BitterSweet selanjutnya, bisa bawa nama BitterSweet di kancah nasional, dan kalau bisa internasional” sambung Andika tersenyum.

Walaupun akan sibuk dalam persiapan mini album, mereka tidak melupakan atau sampai meninggalkan pendidikan mereka. Bahkan, BitterSweet sendiri masih bisa mengatur jadwal mereka untuk tampil dibanyak acara bergengsi, salah satunya Urban Gigs.
Karena bagi mereka, pendidikan tetap nomor satu dan musik adalah hobi yang perlu diasah. Keempat personil ini akan menunjukkan bahwa musisi yang baik juga berasal dari orang-orang yang tidak melupakan pentingnya dunia pendidikan yang kelak akan berpengaruh di masa yang akan datang. (BCHT/RED2)






