Babinsa Koramil 1424-03/Sinjai Tengah Imbau Warga Saotanre Manfaatkan Peluang Pendaftaran TNI AD 2027
![]()
SINJAI, Suara Lidik.com – Babinsa Koramil 03/Sinjai Tengah, Kodim 1424/Sinjai, Kopda Supriadi, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar memanfaatkan informasi penerimaan calon prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran 2027.
Imbauan tersebut disampaikan Kopda Supriadi saat melaksanakan kunjungan dan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di Dusun Saukang, Desa Saotanre, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Jumat (30/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kopda Supriadi mengajak masyarakat, khususnya para pemuda dan pemudi yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI AD, agar mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi administrasi, kesehatan, fisik, mental, maupun pengetahuan umum.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi pada pengumuman penerimaan TNI AD Gelombang I Tahun 2027, terdapat dua jalur penerimaan yang dibuka, yakni Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AD dan Bintara PK TNI AD.

Untuk jalur Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun 2027, pendaftaran online maupun offline dijadwalkan mulai 1 Oktober 2026 hingga 10 Februari 2027. Sementara proses validasi berlangsung 1 Oktober 2026 hingga 12 Februari 2027, dengan pelaksanaan seleksi dijadwalkan pada 15 Oktober 2026 hingga 20 Februari 2027.
Sedangkan untuk jalur Bintara PK TNI AD Gelombang I Tahun 2027, pendaftaran online maupun offline dibuka mulai 1 Oktober 2026 hingga 13 Januari 2027. Proses validasi berlangsung hingga 15 Januari 2027, sedangkan pelaksanaan seleksi dijadwalkan mulai 15 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027.
Kopda Supriadi turut mengingatkan masyarakat agar memperhatikan persyaratan umum penerimaan, di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehat jasmani dan rohani, serta memenuhi ketentuan usia dan tinggi badan sesuai jalur yang dipilih.
Adapun ketentuan usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun berlaku pada saat pembukaan pendidikan pertama. Untuk tinggi badan minimal, jalur Tamtama mensyaratkan 158 cm, sedangkan jalur Bintara mensyaratkan 163 cm, sebagaimana tercantum dalam kedua materi pengumuman tersebut.
Selain itu, calon peserta diharapkan mempersiapkan dokumen administrasi dan memenuhi ketentuan pendidikan sesuai persyaratan masing-masing jalur penerimaan.
Babinsa juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang. Sebab, dalam pengumuman tersebut ditegaskan bahwa proses penerimaan tidak dipungut biaya atau GRATIS.

Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan melalui jalur online pada laman resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id maupun melalui jalur offline dengan mendatangi Babinsa, Koramil, atau Kodim terdekat untuk mendapatkan pendampingan informasi pendaftaran.
Melalui penyampaian informasi tersebut, diharapkan para pemuda di wilayah Desa Saotanre dan sekitarnya dapat memperoleh pemahaman yang benar mengenai kesempatan menjadi prajurit TNI AD serta mempersiapkan diri sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan komunikasi sosial ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat, menyampaikan informasi yang bermanfaat, serta mendorong generasi muda agar memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara






