iklan banner pemrov sulsel
Berita Terbaru

Anggaran F8 Dipertanyakan, PT Festival Delapan : Pembiayaan Murni dari Kami

waktu baca 3 menit
Pelaksanaan Event Makassar International Eigth Festival and Forum (F8), yang dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Jum'at 9 September 2022.

Makassar, SuaraLidik.com – Segelintir pihak mempertanyakan sumber anggaran pelaksanaan Event Makassar Internasional Eight Festival and Forum atau Makassar F8.

PT Festival Delapan Indonesia lantas angkat bicara selaku pihak penyelenggara. PT Festival Delapan Indonesia tidak menampik jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk menyukseskan Makassar F8 hingga miliaran rupiah.

“Jadi perlu kami klarifikasi, sebelum menjalankan F8 kami susun RAB. Mulai dari produksi hingga artis-artis yang kita tampilkan. Dari rekapitulasi itulah jumlahnya sampai Rp.8 miliar. Tapi itu sebatas RAB dari PT Festival Delapan dan itu (anggaran) yang akan kami cari untuk membiayai F8,” tegas Hilmy Zaky dari PT Festival Delapan Indonesia, Jum’at, (09/09/2022).

Namun kata dia, anggaran tersebut tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Makassar. Ini murni dikelola langsung oleh PT Festival Delapan Indonesia.

“Rp.8 miliar itu tidak bersumber dari APBD Makassar. Itu dana karena kami adalah swasta maka kami cari sendiri uangnya,” jelasnya.

Sejauh ini, Pemkot Makassar diakuinya memang turut memberikan dukungan agar pelaksanaan Makassar F8 berjalan lancar.

Apalagi, Makassar F8 ini merupakan event Kota Makassar yang masuk dalam Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

“Pemkot Makassar dia support kami dari publikasi, karena biar bagaimana F8 itu adalah eventnya Kota Makassar dan masuk TOP 10 KEN. Jadi memang harus disupport. Tapi mengenai pembiayaan murni dari kami. Semua produksi kami yang bayar, tanpa menggunakan APBD,” ungkap Hilmy.

Atas dasar itu, PT Festival Delapan membebankan biaya masuk kepada para pengunjung Makassar F8. Umumnya Rp.10 ribu. Tapi, bagi pengunjung yang membawa botol plastik ukuran 600 ml mendapat potongan harga 50 persen.

Panitia juga menetapkan harga tiket bagi pengunjung yang ingin menyaksikan penampilan beberapa band dan artis ternama Indonesia. Seperti Padi Reborn dan Gigi. Harga tiketnya Rp.200 ribu untuk sekali penampilan.

Selain itu, ada juga tiket yang harganya Rp 500 ribu. Bisa digunakan selama tiga hari di panggung konser musik di area zona 2 Anjungan Pantai Losari.

“1,4 kilometer area yang kami kelola butuh banyak ongkos. Ada banyak yang kita tampilkan dan semua tidak gratis, boleh ditanyakan. Itu kami bayar,” katanya.

Meski berkolaborasi dengan Pemkot Makassar, PT Festival Delapan Indonesia tetap membayar pajak.

“Caranya kami cari uang itu dengan menjual tenant dan area, karena area pun kami bayar, pajak kami bayar. Jadi semua kami bayar,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem menegaskan bahwa, pihaknya hanya memberikan dukungan kepada panitia. Tidak dalam bentuk anggaran dari APBD.

Dukungan itu berupa sumber daya manusia, misalnya talent. Serta dukungan promosi atau publikasi kegiatan di beberapa media.

“Pemkot Makassar memberikan supporting dalam hal mempromosikan event F8. Terkhusus di acara pembukaan dan penutupan, selebihnya itu adalah anggaran yang memang dikelola oleh PT Festival Delapan,” ungkap Roem.

Tak lupa, Roem juga mengatakan, jika event Makassar F8 ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Posisi pemerintah di dalam F8 baik pusat mau pun daerah adalah supporting. Pemerintah Pusat di sini adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga memberikan supporting dalam beberapa item kegiatan. Begitu pun dengan Pemkot Makassar memberikan supporting dalam hal mempromosikan F8,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version