iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Aliansi Mahasiswa Hukum Indonesia, “Mendesak Pembatalan RUU Omnibus Law”

waktu baca 3 menit

Loading

SUARALIDIK.COM,_Beberapa hari ini kita ketahui bersama bahwa kita dikejutkan oleh RUU Omnibuslaw yang mana sudah menjadi isu yang begitu krusial atau sedang diperbincangkan oleh pemerintah dan DPR bahkan sudah menjadi polemik besar bagi bangsa indonesia, karna mengandung kontroversi yang begitu meluas sampai kepada masyarakat secara keseluruhan.

Sehingga banyak mendapat dukungan maupun penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat baik itu dari LSM, OKP-OKP begitupun dari Mahasiswa.


Berangkat dari situlah Kami yang tergabung dalam ALIANSI MAHASISWA HUKUM INDONESIA (AMHI) hadir untuk bagaimana memberikan narasi serta pikiran kami kepada pemerintah dan DPR bahwa sebelum kami memberikan statemen.

Sudah ada pembahasan atau kajian mendalam di internal Aliansi Mahasiswa Hukum Indonesia (AMHI) itu sendiri, bahwa ada banyak sekali kekacauan – kekacauan ketika Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law ini disahkan.

Kami juga melihat dari berbagai sudut pandang bahwa hadir nya omnibuslaw ini secara tidak langsung menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat indonesia secara keseluruhan terlebih lagi kepada pihak Buruh (Pekerja), yang mana ada RUU Omnibus Law Cipta lapangan Kerja (CILAKA).

Jika kita lihat kembali penggunaan konsep Omnibus Law ini menurut kami sepertinya tidak mampu menjawab persoalan tumpang tindih aturan perundang-undangan di Indonesia.


Dan masalahnya lagi apakah konsep Omnibus Law ini bisa diterapkan di Indonesia yang menganut sistem civil law/eropa kontinental?

Kemudian apakah pemerintah dan DPR sudah memikirkan secara matang apa yang terjadi ketika RUU itu disahkan? Karna konsep ini juga dikenal dengan omnibus bill yang sering digunakan di negara yang menganut sistem common law, seperti amerika dalam membuat regulasi.

Nah regulasi ini kemudian dijadikan sebagai satu konsep untuk membuat UU baru untuk mengamandemen beberapa UU sekaligus.


Maka sebelum undang-undang ini di Paripurnakan dan dimasukan ke Lembaran Berita Negara (LBN) maka perlu adanya sosialisai lebih lanjut dan mendengarkan pendapat daripada Aliansi-aliansi yang tergabung dalam lingkup negara demokrasi.

Dalam negara demokrasi masyarakat berhak mengetahui apa yang dikerjakan lembaga-lembaga pemerintah, serta memiliki hak untuk turut berpartisipasi dalam jalannya roda pemerintahan.

Seperti yang terjadi dalam penyusunan Omnibus Law, pemerintah justru menyampingkan aspirasi publik yang seharusnya dalam konstruksi negara hukum keterbukaan menjadi hal penting, itu yang membuat kami begitu sangat kecewa.

Karena dalam pengajian kami Aliansi Mahasiswa Hukum Indonesia (AMHI) ada begitu banyak sekali UU yang bertetangan serta merengut hak asasi manusia, seperti contoh menghapus cuti khusus atau izin tak masuk saat haid hari pertama bagi perempuan.

Dalam UU ketenagakerjaan, aturan tersebut tercantum dalam pasal 93 huruf a.

Juga diusulkan dihapus izin atau cuti khusus menikah, menikahkan, menghitankan, membaptiskan anaknya, istri melahirkan/keguguran kandungan, hingga adanya anggota keluarga dalam satu rumah yang meninggal dunia (Huruf b) dan pada akhirnya hak buruh bagi perempuan semakin jauh dari mendapatkan hak kesehatan reproduksinya.


Untuk itu kami yang tergabung dalam ALIANSI MAHASISWA HUKUM INDONESIA (AMHI) Memberikan pernyataan sikap kami berisi tuntutan yaitu :


Pertama, kami dari Aliansi Mahasiswa Hukum Indonesia menolak secara keseluruhan RUU Omnibus Law.


Kedua, kami dari Aliansi Mahasiswa Hukum Indonesia mendesak kepada DPR segera membahas dan membatalkan RUU Omnibus Law karena bertetangan dengan UUD 1945.


Ketiga, kami dari Aliansi Mahasiswa Hukum Indonesia meminta kepada Presiden segera angkat bicara dan menyatakan sikap membatalkan Omnibus law karna tidak pro terhadap rakyat.


Keempat, kami dari Aliansi Mahasiswa Hukum Indonesia menolak segala macam RUU yang tidak pro terhadap demokrasi.

Oleh : Abdul Ghofur, Penulis adalah Koordinator AMHI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization