iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Aduh, Ekonomi Indonesia Mulai Meradang Gara-Gara Covid-19

waktu baca 4 menit

Loading

Oleh : Evita Rahayu

Suaralidik.com_Sejumlah emiten perkebunan kelapa sawit mulai waswas dengan kebijakan Pemerintah India yang memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19). Direktur Keuangan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk.

Lucas Kurniawan mengatakan, pihaknya masih memantau lockdown India dan dampak yang kemungkinan akan ditimbulkan, terutama terhadap prospek penjualan crude palm oil (CPO).

Peningkatan aset perbankan pada tahun ini akan sulit menyamai torehan tahun lalu. Kondisi ini diperparah dengan COVID-19 yang cukup menyulitkan perekonomian. Dengan adanya wabah corona, pertumbuhan ekonomi akan terpangkas drastis yang artinya pertumbuhan kredit juga akan sangat rendah. Dengan demikian pertumbuhan aset pada 2020 juga akan sangat rendah jauh di bawah capaian 2019. Dengan kondisi ekonomi yang terpapar virus corona, perbankan sulit mendorong pertumbuhan aset. Hal yang bisa dilakukan adalah menekan kredit bermasalah yang berisiko meningkat.

Satu demi satu pengusaha pusat perbelanjaan memutuskan untuk menutup sementara atau sebagian operasional mal di Jakarta akibat anjloknya jumlah kunjungan, seiring dengan terus meluasnya penyebaran pandemi COVID-19. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengaku, kunjungan ke pusat perbelanjaan menurun drastis sejak isu penyebaran virus corona merebak dibandingkan dengan kondisi normal.

Menurutnya, pendapatan semua pusat perbelanjaan dipastikan menurun terimbas isu COVID-19. Hanya saja, APPBI belum mencatat berapa potensi kerugian yang terjadi. Saat ini, para pengusaha pusat perbelanjaan masih fokus dalam penanganan operasional yang dinilai cukup kompleks. Hal ini lantaran di satu sisi pelaku pusat belanja harus turut serta membantu pencegahan COVID-19, tetapi juga mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Wakil Ketua Umum DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Rusmin Lawin membenarkan pengelola pusat perbelanjaan tengah menghadapi tantangan berat menyusul merebaknya virus corona jenis baru itu. Sejumlah mal telah menutup sementara operasionalnya, seperti jaringan mal Summarecon, Senayan City, Lippo Mall, dan Plaza Indonesia. Adapun, mal lainnya kemungkinan akan menyusul. Dalam jangka pendek, sejumlah pusat perbelanjaan memang telah mengantisipasi penyebaran COVID-19 dengan hanya mengurangi jam operasional, menyediakan cairan sanitasi tangan dan masker, serta mengadakan beberapa promo.

Pada perkembangan lain, Perumda Pasar Jaya juga melakukan penutupan sementara sampai 5 April 2020 seluruh pasar yang berada di kawasaan Tanah Abang yang dikelola oleh Pasar Jaya. Penutupan ini dilakukan di Pasar Tanah Abang Blok A, Blok B, dan Blok F. Hanya Pasar Tanah Abang Blok G yang masih buka, meskipun dibatasi untuk pedagang yang berjualan jenis bahan pangan saja. Penutupan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penyebaran COVID-19.

Pelaku usaha tambang batu bara diperkirakan merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) perusahaan di tengah pandemi virus corona (COVID-19). Sejalan dengan itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menerbitkan beleid yang mengatur tentang tata cara pemberian wilayah, perizinan, dan pelaporan pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara.

Beleid tersebut, tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM No. 7 Tahun 2020. Permen yang ditandatangani oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif pada 6 Maret sekaligus mencabut sebagian maupun seluruhnya Permen ESDM No. 48/2017, Permen ESDM No. 11/2018, Permen No. 22/2018, Permen No.51/2018.

Salah satu poin dalam beleid ini mengatur perubahan waktu revisi RKAB produksi batu bara. Dalam Permen ESDM No. 7/2020 Pasal 89, perusahaan dapat mengajukan revisi RKAB dengan menyampaikan laporan periode kuartal pertama dan paling lambat 31 Juli pada tahun berjalan.

Situasi saat ini yang me maksa segenap masyarakat untuk bekerja dari rumah (work from home/ WFH) dan belajar dari rumah, bukanlah perkara yang mudah. Pengeluaran untuk di luar rumah memang berkurang, tetapi beban rumah tangga (RT) malah bertambah, terutama untuk kebutuhan listrik. Kenaikan konsumsi listrik sebagian besar berasal dari penggunaan pendingan udara, kenaikan frekuensi penggunan pompa air karena penggunaan air yang meningkat, serta penggunaan internet, dan perangkat rumah tangga seperti pemanas air.

Pengamat perbankan Universitas Bina Nusantara Doddy Ariefi anto mengatakan, kondisi ekonomi pada saat ini masih sulit diprediksi. Bahkan, pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan hanya menyentuh angka 3%.

Bagaimanapun juga, wabah pandemik Covid19 memang merupakan “pukulan mematikan/deadly punch” dan juga pendadakan strategis yang kurang diantisipasi sebelumnya. Hanya dengan sinergi, kolaborasi, kerjasama, mematuhi aturan negara/pemerintah, tenang dan tetap berpikiran positif dengan berdoa sehingga wabah atau mungkin sebagian orang menilainya sebagai azab ini akan segera berakhir. Karena dalam perspektif keagamaan, Covid 19 bisa terjadi sebagai ujian atas keserakahan manusia, korupsi yang tidak henti, like and dislike yang mematikan karir seseorang, maksiat, kurang peduli dengan nasib sesama, serta termasuk kurang sabar menerima cobaan dan kurang dalam sedekah maupun membayar zakat. Banyak pelajaran yang dapat dipetik. Semoga.

Penulis adalah pemerhati masalah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization