Apresiasi Program P2P, Wabup Edy Manaf Ajak Peserta Jadi Agen Demokrasi
Bulukumba, Suaralidik.com – Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulukumba yang berlangsung di Ruang Kahayya Gedung Pinisi, Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan diskusi tatap muka tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, Wabup Andi Edy Manaf menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung program pendidikan pengawas partisipatif sebagai upaya memperkuat kualitas demokrasi di tengah masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi kegiatan pendidikan pengawas partisipatif ini. Partisipasi masyarakat harus terus dimassifkan hingga ke seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan proses demokrasi dapat berjalan dengan baik dan berkualitas,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran politik masyarakat. Menurutnya, keterlibatan anak muda sangat penting dalam memberikan pendidikan politik yang sehat dan mencerdaskan masyarakat.
“Generasi muda harus ambil bagian dalam melakukan pendidikan politik di tengah masyarakat, sehingga kita bersama dapat bergerak memastikan demokrasi yang berkualitas,” tambahnya.
Wabup Edy Manaf juga menilai Bawaslu Bulukumba selama ini telah banyak menginisiasi berbagai program untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi dan pengawasan pemilu.
Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam mengawal jalannya demokrasi.
Lebih lanjut, Edy Manaf mengungkapkan bahwa salah satu tantangan yang masih sering dihadapi dalam proses demokrasi adalah rendahnya partisipasi masyarakat. Hal tersebut, menurutnya, dipengaruhi oleh masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan hak pilih secara sadar dan bebas dari praktik politik uang.
“Kesadaran masyarakat dalam menyalurkan hak pilih tanpa embel-embel politik uang dan kepentingan tertentu harus terus dibangun. Ini menjadi tugas bersama agar demokrasi kita semakin sehat dan bermartabat,” tuturnya.
Melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, diharapkan lahir agen-agen demokrasi yang mampu menjadi pelopor pengawasan partisipatif serta mendorong terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Bulukumba.(*)









