iklan banner pemrov sulsel
Banner PDAM Makassar

Curah Hujan Tinggi, Wali Kota Makassar Instruksikan Siswa Belajar Online dari Rumah

waktu baca 2 menit
Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto.

Makassar, SuaraLidik.com – Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Danny Pomanto menginstruksikan agar Dinas Pendidikan menginformasikan ke seluruh sekolah agar diliburkan dalam pembelajaran offline.

“Saya instruksikan Dinas Pendidikan untuk kontak orang tua agar anak-anak sekolah segera dipulangkan, karena dikhawatirkan air makin naik dan bahayanya aliran listrik. Maka dari itu anak-anak untuk sementara belajar online saja dahulu sampai kondisi kondusif,” kata Danny Pomanto, Senin (13/02/2023).

Lanjut ia mengatakan, memang hari ini dalam pantauannya cuaca kurang baik, jadi untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan maka baiknya belajar online saja.

Untuk persoalan teknis sampai kapan sekolah online akan diputuskan oleh Dinas Pendidikan.

Danny juga sudah menginstruksikan beberapa hal penting dalam hal siaga banjir, yakni kepada seluruh jajaran dari Lurah, Camat hingga OPD terkait agar siaga banjir.

“Para camat dan lurah segera turun lapangan bersama satgas untuk mengecek kondisi kinerja drainase pastikan tidak ada sumbatan dan segera bersama RT/RW memantau semua masyarakat yang terkena dampak dan membutuhkan evakuasi,” kata Danny.

Kepada OPD, Danny menegaskan segera menurunkan satgas drainase untuk mengecek dan menjaga kinerja drainase bersama alat berat dan craine kalau pun harus mengangkat beton.

Sementara itu, Dinas BPBD segera aktifkan pemantauan di WAR Room BPBD.

“Segera mempersiapkan kegiatan evakuasi jika dibutuhkan. Dinas Sosial segera mempersiapkan semua hal yang sudah menjadi standar penanganan bencana banjir,” katanya.

Sedangkan, kepada OPD dan BUMD lainnya memberikan tugas perbantuan kedaruratan seperti standar sebelumnya.

Danny Pomanto juga menghimbau seluruh masyarakat menghindari berada di luar bangunan karena masih terjadi badai petir.

“Hindari pohon (tumbang), hindari tiang besi (listrik), dan jagai anakta semua,” imbaunya.

“Segera dilaksanakan selalu waspada dan tanggap serta selalu berdoa agar kmKota Makassar senantiasa dilindungi dari bencana dan marabahaya, aamiin,” harapnya.

Sebagaimana diketahui dalam informasi BMKG bahwa monitoring dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Susel.

Terpantau adanya Tekanan Rendah (Low Pressure Area) di wilayah Australia bagian utara yang menginduksi peningkatan kecepatan angin dan membentuk daerah konvergensi.

Adanya Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada kuadran 4 (Maritime Continent) yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan.

Model cuaca menunjukkan kelembapan udara lapisan atas hingga ketinggian 700 mb dalam kondisi basah (70 sampai 90 persen).

Prakiraan kondisi ini berlangsung dari tanggal 12 sampai 16 Februari 2023, hujan dengan Intensitas Lebat, Sangat Lebat yang berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat meliputi Kab/Kota. Pinrang, Pare-Pare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Takalar. Wilayah Sulawesi Selatan bagian tengah meliputi Kab. Sidrap, Soppeng, Gowa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *