Balon Udara “Daeng Manye”, Melayang Diatas Balla Lompoa Galesong
Suaralidik.com_|| Tidak lama lagi, perhelatan Tu Galesong Fest akan digelar dalam bulan oktober 2020 ini, dengan serangkaian kegiatan yang seru dan menarik perhatian masyarakat Galesong khususnya dan masyarakat Kabupaten Takalar.(23/10/2022).
“Selain dibeberapa titik di wilayah Kecamatan Galesong Utara, Galesong, dan Galesong Selatan berupa spanduk dan banner yang bergambar foto Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM yang akrab disapa Daeng Manye, juga ada hal yang menarik di udara.
Tepatnya, diatas langit rumah adat Karaeng Galesong, yakni Balla’ Lompoa ri Galesong terdapat balon raksasa bergambar foto “Daeng Manye” yang menyimbolkan sebagai Tokoh Profesional dan Pemerhati Takalar yang dikenal saat ini, pulang kampung ke Takalar untuk membangun Takalar.
Didin, salah satu panitia yang terlibat dalam event Tu Galesong Fest ini, menyampaikan bahwa rencananya akan digelar mulai dari tanggal 28 – 29 oktober 2022, dengan menghadirkan pameran pusaka, pamrean UMKM, pameran patorani, aru tubarani, tari payung, tari pakarena, tari bosara, tari nusantara, tari drama patorani, dialog kepemudaan, karnaval pemuda, sitobo lalang lipa, tunrung ganrang, losquin makassar, musikalisasi puisi, orasi budaya, akustik, dan pemutaran film, terangnya.
Kegiatan yang akan berlangsung nantinya ini, diselenggarakan oleh Yayasan Karaeng Galesong, yang didukung oleh 5 supporting, 6 media partner, dan 5 sponsorship yang salah satunya adalah #sahabattakalar, sebuah komunitas dibawah asuhan Daeng Manye.
Menurut Didin, balon udara ini yang melayang diatas langit Balla Lompoa tiada lain sebagai icon bahwa Takalar saat ini butuh figur yang memiliki leadership, managerial skill, memiliki networking luas, teruji visi dan program kerakyatannya, memiliki visi digital, dan figur yang mampu melihat potensi daerah untuk memaksimalkan pertumbuhan ekonomi untuk tingkatkan PAD (pendapatan asli daerah), dan kami melihat itu dimiliki oleh Bapak Mohammad Firdaus Daeng Manye, tutur Didin.
Dalam kesempatan itu juga, Didin menegaskan bahwa dalam event tu galesong fest ini tidak ada unsur politik, dan ini juga ditegaskan dalam sebuah media online lainnya.(*)








