iklan banner pemrov sulsel
Berita Terbaru

755 Kuota Nakes dari 3.745 Disetujui Kemenpan-RB, Gubernur Sulsel : Alhamdulillah

waktu baca 1 menit
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Makassar, SuaraLidik.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akhirnya menyetujui usulan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov Sulsel tahun 2023 sebanyak 3.745 kuota.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan surat usulan penerimaan PPPK tahun 2023 disetujui Kemenpan-RB telah diterima Pemprov Sulsel.

“Alhamdulillah, Tahun 2023 ini kita akan terima 3.745 PPPK. 755 untuk tenaga kesehatan,” kata Andi Sudirman, Kamis (10/08/2023).

Andi Sudirman merinci untuk tenaga pendidik atau guru akan diterima 2870 orang, tenaga kesehatan 755 orang dan tenaga teknis 120 orang.

“Kita patut bersyukur, perjuangan kita untuk tenaga kesehatan honorer mendapat respons positif pemerintah pusat. Kita dapat 755 kuota PPPK nakes,” ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Sukarniaty Kondolele menjelaskan penetapan kuota itu dilakukan setelah pihaknya mengusulkan penerimaan PPPK kepada Kemenpan-RB.

Menurutnya, pada tahun 2022 lalu sebanyak 8.000 lebih pegawai dengan status PPPK di lingkup Pemprov Sulsel telah menerima SK. “Kemarin ada 8.000-an yang sudah dapat SK P3K,” jelasnya.

Ia menyampaikan, untuk tenaga Non-ASN lingkup Pemprov Sulsel saat ini itu berikisar 11.036 tenaga yang tersebar di seluruh OPD maupun UPT.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data