iklan banner pemrov sulsel
Headlines

6 Tersangka Pembusuran di Bantaeng Ditangkap Team T4P Polres Bantaeng

waktu baca 2 menit
Press Release Kapolres Bantaeng terkait pengungkapan / penbangkapan 6 pealku pembusuran, Rabu (3/5/17) //SUARALIDIK (A2)

BANTAENG, SUARALIDIK.com— Team Tindak Tegas Terukur Profesional (T4P) Polres Bantaeng akhirnya menangkap 6 pelaku pembusuran terhadap korban Saparuddin Bin H.Yusuf Sain (22) pada Minggu (30/4/17) sekitar pukul 23.30 WITA di jalan Hasanuddin Kelurahan Bonto Rita Kecamatan Bisappu Kabupaten Bantaeng.

Press Release Kapolres Bantaeng terkait pengungkapan / penbangkapan 6 pealku pembusuran, Rabu (3/5/17) //SUARALIDIK (A2)

Ke-6 Pelaku tersebut ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian oleh team T4P yang dipimpin Aipda Ahmad Kurnia setelah dilakukan pengembangan atas tertangkapnya pelaku MB yang kemudian menyebut 5 nama-nama rekannya.

Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rodjikan dalam press release terkait penagkapan 6 pelaku pembusuran, Rabu (3/5/17) di Media Center Polres Bantaeng mengatakan, dari 6 orang pelaku tersebut, 2 diantaranya merupakan anak dibawah umur.

Penangkapan pelaku berdasarkan Laporan Polisi LP.B/110/V/20-17/SPKT/RES BTG atas nama korban Saparuddin Bin H.Yusuf Sain yang mengalami luka robek pada paha sebelah kanan dan saat ini kita lakukan pemeriksaan guna diproses hukum lebih lanjut ” ujar AKBP Adip Rodjikan.

Adapun identitas ke-6 pelaku yakni ; DS alias DT (16), ID alias JY (17), MF (19), WF (20), AB (19), SMR (19) berikut barang bukti 3 (tiga) buah anak busur, 1 (satu) buah Ketapel/Pelontar, 1 (satu) sepeda motor Kawasaki Ninja, 1 (satu) Yamaha Fino dan 1 (satu) Yamaha Xeon.

Para pelaku akan kita jerat dengan UU Darurat Pasal 2 ayat (1) UU No.12/DRT/1951 dengan ancaman hukuman 10 Tahun ” pungkas Kapolres AKBP Adip Rodjikan. (A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data