Bulukumba, suaralidik.com – Sebanyak 1.227 aktivis Lidik Pro DPD Kabupaten Bulukumba harus bersabar menunggu momen deklarasi di Kabupaten Bulukumba yang sebelumnya direncanakan pada akhir Januari 2021.
Pasalnya, Deklarasi yang akan dipusatkan di kawasan wisata Lembah Biru terpaksa di pending dalam jangka waktu yang tidak ditentukan lantaran masih ditengah pendemi covid-19.
Hal ini diutarakan langsung Ketua DPD Lidik Pro Kabupaten Bulukumba Muh Ilham Nur saat ditemui di Sekretarita Pembantu DPN Lidik Pro kabupaten Bulukumba.
Baca Juga : Lidik Pro Bulukumba Galang Dana Untuk Gempa Di Sulbar
Menurut Ilham, Ia terpaksa pending jadwal deklarasi sesuai dengan surat keputusan dari DPN Lidik Pro tentang percepatan dan penanganan covid-19.
“Kami terpaksa pending karena saat ini masih ditengah pandemi covid-19, persiapan sudah ada semua namun karena masih pendemi jadi kita terpaksa pending saja dulu. Kalau batasan 50 orang saja tentunya kasian teman-teman lainnya yang sudah lama menunggu moment ini”, jelas Ilham pada Sabtu (23/1/2021).
Senada dengan Ilham Nur, Pembina Lidik Pro DPD Bulukumba Faisal ST juga mengatakan kalau momen deklarasi besar-besaran lembaga harus dipending.
“Lebih baik kita pending daripada hanya sebagian kecil saja yang bisa hadir karena pasti dibatasi jumlahnya guna menghindari kerumunan massa yang sangat besar. karena estimasi sekitar 2.000-an aktivis Lidik Pro yang akan memadati Lembah Biru. Dari pengurus 15 Kabupaten dan Provinsi tentu akan diundang juga,” jelas Faisal.
Baca Juga : Pembentukan Kelompok Tani Ternak di 13 Desa di Bonto tiro, Lidik Pro Kembali Menggelar Pertemuan
Lebih jauh dijelaskannya kalau agenda deklrasi sudah dipersiapkan sejak pertengahan tahun 2020 lalu dengan rundown acara pembukaan, pengukuhan, penyerahan reward, pengkaderan, bela negara hingga pelatihan jurnalis khusus investigation journalism. (*BCHT)









