iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi BOK, Polres Bulukumba Tahan Kasubag Keuangan Dinkes Bulukumba

waktu baca 2 menit
Kanit Tipikor Polres Bulukumba,Ipda Muhammad Ali

Loading

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com –  Indikasi korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Dinas Kesehatan Bulukumba memasuki fase baru. Selasa malam (09/03), Polres Bulukumba resmi mengumumkan satu orang tersangka sekaligus menahan Tersangka pada kasus ini.

Penyidik melakukan pemeriksaan maraton kurang lebih 8 jam hingga malam hari dan tepat jam 21.00 WITA tersangka resmi di tahan, dan tidak menutup kemungkinan proses Penyidikan selanjutnya, akan ada tersangka baru.

“ Kita sudah menetapkan satu orang tersangka dari hasil pemeriksaan perkara tanggal (9/3), namun tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah. Sekira minggu depan kami kembali akan melakukan gelar perkara di Polda untuk penetapan tersangka baru,”jelas Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali.

Lebih lanjut Ali menjelaskan, adapun identitas Tersangka berinisial ER dan mejabat sebagai Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan Bulukumba dan sekaligus sebagai PPTK.

” Tersangka ER resmi di lakukan Penahanan untuk 20 hari kedepan terhitung tanggal (9/3),” tandas  Muhammad Ali.

Soal berapa jumlah tersangka baru nantinya, Ali tak ingin berspekulasi. “Tergantung dari pekembangan penyidikan, bisa saja ada fakta-fakta baru lagi, setelah dilakukan penahanan,” bebernya.

Dari hasil audit BPK pada kasus ini, ditemukan kerugian negara sebesar Rp.13,4 Miliar.

“Temuan kami kan Rp.9,6 Miliar. Setelah dilakukan audit BPK di tahun 2019 lalu ada Rp.11,7 Miliar, dan ada juga 2020 yang tidak bisa dipertanggungjawabkan senilai Rp.1,7 Miliar,” tutup Ali. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data