Eks Ketua Umum Hipermawa Kom.Bola Kecam Keras Dugaan Pelecehan Seksual Kades Lempong
Wajo, suaralidik.com – Adanya laporan dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi berinisial AP oleh Oknum Kepala Desa Lempong Di Kab.Wajo sontak membuat heboh (16/7/2020).
Menurut AP, pelecehan terhadap dirinya bermula saat ia hendak berpamitan kepada Abdul Karim di hari terakhirnya menjalani kuliah kerja profesi (KKP) di kantor Desa Lempong.
Baca Juga : Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Oknum Kades di Wajo Dilaporkan Ke Polisi
Saat berpamitan, ia dan Abdul Karim berjabat tangan sebagai tanda perpisahan dan ucapan terima kasih telah diterima KKP di kantor Desa Lempong. Tapi, seusai berjabat tangan kata AP, Abdul Karim malah mencium pipi kanan dan kirinya.
Tak sampai di situ kata AP, Abdul Karim kembali memanggilnya masuk ke ruangan kerjanya. Di dalam kata AP, Abdul Karim kembali menciumnya untuk kedua kalinya dengan modus berterima kasih, dan sampai ketiga kalinya, tuturnya saat dikonfirmasi (16/7/2020)
Kejadian ini pula turut menjadi sorotan salah satu mantan ketua umum Hipermawa Kom.Bola Mohammad Faizal yang kerap disapa Bang Ichal, jika kejadian ini sangat menciderai dunia pendidikan dan instansi pemerintahan di wajo.
Ini masalah serius. Pelecehan seksual yang dilakukan oleh kepala desa lempong harus dipertanggung jawabkan secara hukum,karena dampak yang ditimbulkan ini sangat besar, terkhusus kepada korban pelecehan yang bisa saja berdampak pada psikisnya akibat pelecehan tersebut dan menjadi trauma atas perlakuan merendahkan martabat itu. Dan saya berharap banyak kepada Bapak Bupati Wajo untuk memberi perhatian khusus terhadap kepala desa lempong karena telah melakukan pelecehan seksual,dan ini kesalahan yang tidak bisa ditolerir.tegasnya
Siapapun yang melakukan tindak pelecehan seksual harus dihukum tegas untuk memberi efek jerah agar tidak terulang, karena kejadian ini bisa saja menimpa kita,keluarga kita atau teman-teman kita. Kesalnya
Kalau bapak bupati tidak memecat kepala desa lempong,sama halnya bapak bupati mengamini kesalahan yang dilakukan oleh kades tersebut, begitupun saya meminta kepada Bpk Kapolres Wajo untuk bekerja profesional dan tegas untuk mengusut kasus ini, tutupnya. (*Ais)









