Pemdes Bontomasila Salurkan BLT-DD Tahap Pertama
Bulukumba, suaralidik.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bontomasila kecamatan Gantarang Bulukumba menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama bulan April 2020 untuk warganya, Senin (18/5/2020)
Kepala Desa Bontomasila Andi Agung Andryan Sabir tampak bersama BPD dan Babinsa turut langsung mendampingi penyaluran BLT yang diserahkan langsung Pendamping Desa Bontomasila Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba

BLT berupa uang tunai sebesar Rp. 600.000 diperuntukkan164 Keluarga Penerima Manfaat yang ada di Desa Bontomasila.
“Bagi penerima yang hari ini berhalangan hadir karena sakit, oleh Pemerintah Desa diberikan secara langsung dengan datang ke rumah penerima BLT,” kata kades Bontomasila yang baru dilantik itu. (*Ilham)
Polemik Penerima BLT di Desa Bontomasila

Viralnya beberapa status pengguna akun facebook tentang dugaan pemotongan BLT oleh pemerintah desa Bontomasila mengundang reaksi dan polemik netizen.
Selain itu, Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (Lidik Pro) DPD Bulukumba juga menerima aduan dari beberapa warga di desa Bontomasila.
Mereka pada umumnya menyebutkan kalau BLT yang dibagikan mendapat potongan dari pemerintah desa.
Di depan personil Lidik Pro, hal ini ditanggapi langsung kepala desa Bontomasila Andi Agung Andryan Sabir bahwa informasi yang beredar itu tidak benar. Mereka hanya miskomunikasi.
“Saya hanya menyampaikan, kalau bisa kita tommi’ saling berbagi satu sama lain seperti kepada tetanggata, bantuan ini sangat terbatas, bukan Kami yang potong baru dibagikan ke masyarakat lainnya,”Jelas Andi Agung pada Selasa (19/5/2020) di kantornya.
Bahkan Andi Agung meminta semua elemen di desanya agar turut dalam melakukan pengawasan terhadap penyaluran BLT dari Dana Desa itu.
Sementara itu, Ketua Lidik Pro Bulukumba Ilham Nur didampingi Ketua Garda Lidik Pro Bulukumba Muh Adil Makmur mendatangi langsung penerima manfaat.
Kepala Desa Bontomasila Mendatangi Rumah Pemilik Akun Facebook

Mereka dipertemukan dengan kepala desa untuk mengetahui duduk permasalahan yang sebenarnya.
Andi Agung bersama beberapa staf tampak mendatangi rumah warga yang sempat menulis di akun facebooknya terkait dengan isu pemotongan BLT.
Dari hasil investigasi dan pertemuan antara warga penerima manfaat dan kepala desa Bontomasila ternyata hanya terjadi miskomunikasi.
“Ini miskomunikasi saja, waktu Kami pertemukan antara kepala desa dengan penerima manfaat ternyata tidak betul apa yang sedang beredar dan berkembang di medsos,” jelas Ilham. (*Adil)









