Arsyad Sopir Bira-Makassar : Kami Butuh Bahan Makanan
Bulukumba, suaralidik.com – Pandemi corona bukan hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga perekonomian. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan mengkaji skenario ringan hingga buruk terkait dampak virus corona terhadap beberapa profesi di berbagai provinsi.
Hasilnya, adalah sopir angkutan kota (angkot) dan pengemudi ojek yang paling terdampak.
“Kami ingin (dampaknya seperti) skenario ringan. Kalau betul-betul sulit dibendung, paling tidak masuk skenario sedang, jangan yang paling buruk,” kata Jokowi dalam video conference tentang pengarahan presiden kepada para gubernur menghadapi Covid-19, Jakarta, Selasa (24/3).
Dampak ini termasuk dirasakan oleh salah satu sopir angkutan umum rute Bira-kota Makassar bernama Muh.Arsyad Jabal (42) salah satu warga kecamatan Bontobahari.
Himbauan pemerintah pusat hingga daerah agar tetap di rumah menjadi salah satu faktor utama mereka tidak bisa mendapatkan penghasilan sama sekali. Di lain sisi pandemi covid-19 sangat membahayakan jiwa masyarakat itu sendiri.
Dilematis ini membawah Arsyad mengungkapkan dampak pandemi covid-19 terhadapa ekonomi keluargnya.
Menurut Arsyad, Ia tidak mampu bertahan di rumah, pasalnya 4 anggota keluarganya harus makan setiap hari, Sementara dirinya hanya tinggal diam di rumah karena pembatasan itu.
“Hidup saya dan keluargaku hanya bergantung pada pendapatan sopir pak, sebelum ada wabah itu saja datang, Saya susah mendapatkan penghasilan karena penumpang memang sepi. Di tengah pandemi ini penghasilan Saya nol rupiah,” Keluhnya. Kamis (2/4/2020)
Arsyad saat ini sangat berharap bantuan dari pemerintah untuk kelangsungan hidup bersama keluarganya. Ia meminta kepada Bupati Bulukumba agar segera memperhatikan nasibnya yang tidak berpenghasilan sama sekali dan membutuhkan makan.
“Hewan saja pak kalau dikandang tentu kita bawakan makanan, ini kita manusia butuh makan 3 kali sehari, kenapa tidak bawakan makanan? , hanya disuruh tinggal diam terus di rumah. Buatlah kebijakan untuk Kami agar tidak dibuat semakin menderita, saya harap Bupati segera bertindak dan mempehatikan Kami, Sekarang Saya mau makan apa pak bupati ? ” cerita Arsyad dengan mata berkaca-kaca.
Kepada media juga Muh.Arsyad Jabal menambahkan, pemerintah harus mengambil kebijakan secepatnya seperti memberikan bahan makanan kepada masyarakat.Pemerintah harus bertindak cepat jangan menunggu ada yg mati kelaparan baru memberikan bantuan.tambahnya.(*A.PRM)









