iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Tak Ingin dikatakan Markup, Ketua DPRD dan PPK Buka-bukaan Rincian Pakaian DPRD.

waktu baca 2 menit

Loading

PAREPARE, suaralidik.com – Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir dan Wakilnya Rahmat Sjamsu Alam, menjawab sorotan anggaran Pakaian Dinas Seragam Anggota DPRD Kota Parepare sebesar Rp. 398.5 juta dan angkat bicara serta merinci anggaran yang melalui proses rasionalisasi, dengan mengikuti standarnisasi harga sesuai peraturan.

Fatma Muhammad yang merupakan PPK, bersama Kaharuddin Kadir merinci, anggaran Rp 398.500.000 tersebut untuk pengadaan 125 pasang pakaian dinas bagi 25 Anggota DPRD Parepare.

Detailnya, anggaran tersebut dialokasikan untuk dua pasang Pakaian Sipil Harian (PSH), sehingga jumlah PSH sebanyak 50 pasang dikali nilai satuan Rp 1.7 juta. Total anggaran PSH Rp 85 juta.

PSH lanjutnya, digunakan untuk mengikuti rapat paripurna yang bersifat bukan pengambilan keputusan, seperti pengumuman.

“Nilainya sudah rasional, sesuai dengan standar harga yang berlaku dan peraturan walikota. Namun bisa saja turun sesuai hasil pelelangan,” ujar Kaharuddin.

Selanjutnya, Pakaian Sipil Lengkap (PSL) sebanyak 25 pasang. Pakaian berupa jas dengan anggaran Rp 3 juta sepasang yang dipakai pada saat rapat paripurna istimewa atau kegiatan pelantikan ini hanya dianggarkan sekali dalam lima tahun. Total anggaran Rp75 juta.

Lanjut Kahar, Pakaian Dinas Harian (PDH) 25 pasang dengan harga Rp 1.5 juta sepasang, dianggarkan Rp 37.5 juta. Pakaian ini digunakan anggota dewan ketika melakukan kunjungan kerja.

Terakhir, Pakaian Sipil Resmi (PSR) Rp 2 juta sepasang, atau total Rp 50 juta. Pakaian lengan panjang ini dikenakan pada saat rapat paripurna pengambilan keputusan.

Selain empat macam pakaian dinas yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggota dan pimpinan DPRD juga diwajibkan memakai pin emas. Di Parepare, pin emas anggota DPRD kurang lebih tujuh gram seharga Rp 5 juta, atau dengan jumlah keseluruhan Rp 125 juta.

“Sebenarnya dalam aturan, pakaian dinas antara Anggota dan Pimpinan berbeda tetapi kita seragamkan semua,” jelas Rahmat Syamsu Alam, Wakil Ketua DPRD menambahkan.

Rahmat menjelaskan, pakaian seragam bagi Anggota dan Pimpinan DPRD diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017, tentang hak keuangan dan administratif. Pada pasal 12 PP tersebut tertera tentang aturan dan jenis-jenis pakaian seragam dinas bagi Anggota dan Pimpinan DPRD.

“Pakaian seragam atau pakaian dinas adalah perintah Undang-undang. Mengenai harga, kita jauh lebih di bawah dibanding daerah lain. Di Palopo dengan jumlah Anggota DPRD yang sama dengan Parepare tetapi jumlah anggarannya Rp 420 juta, kita Rp 398.5 juta,” ungkap Rahmat.

Saat ini, anggaran pengadaan pakaian dinas bagi Anggota DPRD Parepare dalam tahap proses lelang. (*AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam