Pengelolaan Dana BOS SDN 2 Setia Bakti Disorot, Edi : Inspektorat Lamteng Harus Audit !
![]()
Ruslan kepala SD 2 setia bakti tilap dana operasional sekolah
LAMPUNG TENGAH, Suaralidik.com – Sangat miris melihat kondisi SD 2 Setia Bakti kecamatan seputih banyak kabupaten lampung tengah provinsi lampung
Pasalnya realisasi penggunaan dana operasional sekolah yang tak jelas arah alokasinya. Indikasi ini diperkuat dengan laporan narasumber kepada suaralidik.com belum lama ini by sosmed
Berdasarkan hasil laporan narasumber tim investigasi siang tadi turun ke sekolah tersebut sangat mencengangkan banyaknya plafon yang bocor didalam dan sisi luar, tembok tampak kusam sudah lama tidak dicat, wc yang kumuh sekali.
Informasi yang diperoleh dari Kepsek Drs. Ruslan dari tahun 2017, murid 211. Ironis memang, Kepsek terkesan tak pernah membaca Junius. Lebih parah lagi, pengunaan dana bos tidak pernah dionline kan keterbukan informasi.
“dana bos yang kita terima tahun 2017 lupa mas sudah setahun mas,”elak ruslan ketika ditanya jumlah dana BOS 2017.
Kepsek Ruslan lalu membeber tahun 2018 triwulan 1 Rp.30, Juta, triwulan 2 Rp.60,16 Juta triwulan 3 Rp. 30,56 Juta dan triwulan 4 Rp .34, Juta.
“semua saya alokasikan sesuai juknis mas,” beber ruslan yang mendadak sakit saat dikonfimasi.
“Dari Triwulan 1 – 4 saya anggarkan untuk rehab ringgan , cat , atap , pintu kamar mandi, pembelian laptop , bayar guru honor, anggaran makan minum guru, mebuler, kipas anggin kelas, vocher modem, listrik, dan yang paling banyak oplah koran,”tambah ruslan.
Ditempat yang sama Sri Lestari sebagai Bendahara dari tahun 2011 disingung terkait penggunaan dana bos pun setalo tiga wang. Dia pun mengaku lupa.
” kalau sampean tanya tanya begitu saya lupa mas sebenernya saya sudah lama mau berhenti jadi Bendahara mas,”elak sri lestari.
“Dari hasil keterangan diatas sangatlah terbalik dengan yang ada disekolah SDN 2 Setia Bakti. kami harapkan BPK RI, inspektorat Lampung Tengah untuk segera mengaudit sekolah ini,”kata M.Kamhar E Purnomo,Ketua Lidik Pro Lampung . (***edi doy)







