Lidik Makassar – Himpunan pelajar mahasiswa bantaeng sebagai wadah perkumpulan dan proses pengembangan intelektual mahasiswa dan pelajar yang berasal dari bantaeng.

Sehingga perlu diberikan dukungan dan saran dari pemerintah demi untuk mencapai Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas sebagai calon-calon pemimpin daerah kedepan.
Sekjend PP HPMB Thalib kepada suaralidik.com sabtu, (22/04/2017) mengatakan pemerintah kabupaten bantaeng yang dipimpin oleh prof. Nurdin abdullah dianggap tidak mampu memberikan semangat dan dukungan dan ruang untuk beraktifitas demi untuk kemajuan daerah dan bangsa pada umumnya.
Bahkan menurutnya Bupati Bantaeng dianggap sengaja membiarkan terjadinya konflik di kepengurusan HPMB , Hingga terjadi dualisme kepengurusan terus menerus dan tentu saja pemuda tidak berproses dengan baik karena terhambat dengan konflik internal HPMB itu sendiri.
Sesada Saeful yang juga kader HPMB mengatakan bahwa Pemerintah kabupaten bantaeng yang dipimpin oleh Prof. Nurdin abdullah dianggap sengaja mengelola konflik HPMB yang sampai hari ini terjadi dualisme dan pemerintah tidak mempunyai inisiatif untuk menyatukan pemuda, maka saya pula berpendapat bahwa bupati bantaeng tidak bisa memajukan peran inteltual pemuda bantaeng
“Harusnya pemerintah daerah memberikan ruang untuk berdialog demi menyelesaikan konflik yang ada di himpunan pelajar mahasiswa Bantaeng (HPMB) .”Tutup thalib








