Festival Ramadhan Bangkit Jilid 2 Jadi Panggung Kebangkitan Ekonomi Bantaeng
BANTAENG, Suaralidik.com – Festival Ramadhan Bangkit Jilid 2 kembali digelar di pelataran tribun Pantai Seruni mulai Sabtu, 21 Februari 2026.
Event tahunan yang dinanti masyarakat ini siap menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih semarak sekaligus menjadi ruang kebangkitan ekonomi bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bantaeng.
Ratusan tenan UMKM dipastikan akan mengisi Festival Ramadhan Bangkit Jilid 2. Tahun ini, konsep festival tampil dengan sentuhan berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Penanggung jawab event, Andi Fuad Langgara mengungkapkan bahwa variasi menu menjadi salah satu daya tarik utama tahun ini.
“Kalau tahun lalu menu para UMKM full makanan nusantara, tahun ini dibuat sedikit berbeda karena akan lebih bervariasi. Mulai dari makanan nusantara tradisional hingga makanan internasional juga akan tersedia,” ungkapnya.
Perpaduan kuliner tradisional dan internasional tersebut diharapkan mampu menjangkau selera masyarakat yang lebih luas, sekaligus menjadi magnet bagi pengunjung dari berbagai kalangan. Tidak hanya berburu takjil dan menu berbuka, pengunjung juga dapat menikmati suasana Pantai Seruni yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Bantaeng.
Seperti pada pelaksanaan sebelumnya, seluruh tenan UMKM yang berpartisipasi tidak dipungut biaya alias gratis. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kebangkitan ekonomi pelaku usaha kecil dan menengah di Bantaeng.
“Tenan UMKM yang mengisi Festival Ramadhan ini tidak berbayar (gratis), agar UMKM di Bantaeng kembali bangkit, sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng,” jelas Andi Fuad.
Keberhasilan Festival Ramadhan Bangkit tahun lalu menjadi motivasi besar bagi panitia. Berdasarkan data yang dihimpun, total omzet seluruh pelaku UMKM selama pelaksanaan event sebelumnya mencapai lebih dari Rp1,7 miliar.
“Jika tahun lalu omzet keseluruhan para pelaku UMKM dalam event Festival Ramadhan Bangkit mencapai lebih dari 1,7 miliar, semoga tahun ini bisa lebih banyak,” tambahnya optimistis.
Festival Ramadhan Bangkit Jilid 2 bukan sekadar ajang kuliner, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, hiburan, dan penguatan ekonomi lokal. Dengan konsep yang lebih variatif dan partisipasi ratusan UMKM, festival ini diharapkan kembali menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadhan 2026.









