Tertibkan PK5 Tanpa Pandang Bulu, Konsistensi Camat Rappocini Di Pertayakan
Makassar, SuaraLidik.com – Pasca di tertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Kecamatan Rappocini pekan kemarin, kini pedagang yang ada di depan Jalan Tamalate 1 depan Kampus UNM Tidung masih bergentayangan tak bertuan.
Penertiban sejumlah Pedagang Kaki Lima (PK5) menuai kritikan pedas dari Aktivis Lidik Pro DPD Kota Makassar.
Ketua Lidik Pro Makassar Natsir Mangung menyebut bahwa, penertiban ini pilih kasih lantaran hanya beberapa yang ditertibkan sementara di jalan-jalan lainnya tidak di eksekusi. Jika mengacu ke Peraturan Daerah (Perda) soal Daerah Milih Jalan (Damija) banyak yang melanggar, Rabu (08/12/2021).
“Kami sangat menyayangkan penertiban yang di lakukan oleh Satpol PP yang di pimpin oleh Camat Rappocini, tanpa ada solusi dan surat terlebih dahulu untuk menghimbau Pedagang Kaki Lima (PK5) agar mendapat tempat yang layak,” ujar Natsir Mangung.
“Soal memakai trotoar ataupun ketertiban umum, kami mendukung program pemerintah. Namun perlu dilihat aspek kemanusiaan. Sekarang masih masa sulit pandemi, dimana hati nurani pemerintah, Camat seharusnya konsisten dalam menegakkan aturan,” jelas Natsir Mangung.
Sementara itu dari beberapa sumber yang dihimpun, beberapa pedagang mengaku di janjikan oleh Camat untuk tidak menggusur para PK5 tersebut.
Selain itu, dari hasil wawancara salah satu media online, Syahruddin yang akrab di sapa Allu menyebut media itu sama ji kalau menelfon (“Tar* Did*Mu”).
Saat beberapa wartawan meminta konfimasi kembali soal solusi pasca penertiban PK5 yang ada di wilayahnya, Camat Rappocini milih acuh dan bungkam saat di konfirmasi melalui hanphone selulernya.
Hingga berita ini turun, statement Wali Kota Makassar soal penertiban PK5 yang jangan ada pilih kasih sepertinya di abaikan oleh Camat Rappocini.(**)







