iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Ketua Kadin Bulukumba Dorong Stabilitas Harga Ayam dan Pakan untuk Lindungi Peternak

waktu baca 3 menit

Loading

BULUKUMBA, Suaralidik.com — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bulukumba, Syahruni Haris, mendorong pemerintah untuk memperkuat perlindungan terhadap pelaku usaha peternakan, khususnya peternak ayam petelur dan ayam pedaging yang selama ini kerap menghadapi ketidakpastian harga pasar serta tingginya biaya produksi.

Menurut Syahruni, sektor peternakan merupakan salah satu penopang penting ketahanan pangan sekaligus sumber penghidupan ribuan masyarakat. Namun di sisi lain, para peternak masih sering berada pada posisi yang rentan akibat fluktuasi harga yang sulit diprediksi.

Ia menilai pemerintah perlu hadir lebih aktif melalui pengawasan pasar, pengendalian rantai distribusi, serta kebijakan yang berpihak kepada peternak agar usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Peternak kita tidak boleh hanya dibutuhkan saat pasokan pangan diperlukan. Negara harus hadir memberikan perlindungan ketika mereka menghadapi tekanan harga maupun kenaikan biaya produksi. Jangan sampai peternak panen, tetapi justru mengalami kerugian karena harga jual jatuh di bawah biaya produksi,” kata Syahruni Haris kepada wartawan, Senin (22/06/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya dialami peternak besar yang bermitra dengan perusahaan integrator, tetapi juga peternak mandiri yang mengelola usaha secara swadaya.

Syahruni menjelaskan bahwa salah satu persoalan utama yang selama ini dikeluhkan peternak adalah tingginya biaya pakan yang menyumbang sebagian besar biaya produksi usaha peternakan.

Selain pakan, harga bibit ayam atau day old chick (DOC), vitamin, obat-obatan, hingga biaya operasional kandang juga sering mengalami kenaikan yang tidak sebanding dengan harga jual hasil ternak di tingkat peternak.

Berdasarkan berbagai laporan organisasi peternak nasional, biaya pakan dapat menyumbang lebih dari 60 persen total biaya produksi usaha ayam pedaging. Ketika harga pakan naik dan harga ayam hidup turun, peternak menjadi pihak yang paling terdampak. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah peternak ayam broiler di Indonesia dilaporkan mengalami kerugian karena harga jual ayam hidup berada di bawah harga pokok produksi.

“Sering kali harga pakan naik lebih cepat dibanding kenaikan harga jual ayam atau telur. Ketika panen tiba, harga justru turun. Situasi seperti ini tentu sangat berat bagi peternak karena margin usaha mereka semakin tertekan,” ujar Wakil Ketua DPRD Bulukumba ini juga.

Ia menilai pemerintah perlu membangun sistem pengawasan yang lebih kuat terhadap tata niaga perunggasan nasional agar tidak terjadi ketimpangan yang merugikan peternak rakyat.

Selain itu, Syahruni juga mendorong adanya mekanisme stabilisasi harga yang mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan peternak dan konsumen.

Menurutnya, ketika harga di tingkat peternak jatuh terlalu rendah sementara harga di tingkat konsumen tetap tinggi, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap rantai distribusi dan mekanisme pasar.

“Kalau peternak menjual murah tetapi masyarakat membeli dengan harga yang tetap tinggi, berarti ada mata rantai yang harus dibenahi. Pemerintah perlu memastikan bahwa keuntungan usaha tidak hanya dinikmati oleh pihak tertentu, sementara peternak sebagai produsen justru merugi,” katanya.

Syahruni menambahkan, Bulukumba memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor peternakan. Selain didukung ketersediaan lahan dan sumber daya manusia, kebutuhan pasar terhadap daging ayam dan telur juga terus meningkat dari tahun ke tahun.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dapat memperkuat program pembinaan, akses permodalan, pendampingan usaha, serta perlindungan harga bagi peternak lokal.

Secara tidak langsung, Syahruni menilai keberlangsungan usaha peternakan tidak hanya berkaitan dengan kepentingan ekonomi pelaku usaha, tetapi juga menyangkut stabilitas pasokan pangan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin peternak Bulukumba tumbuh kuat, mandiri, dan berdaya saing. Kalau peternak sehat, produksi terjaga. Kalau produksi terjaga, ketahanan pangan daerah juga akan semakin kuat. Karena itu kebijakan yang pro peternak harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat duduk bersama mencari solusi yang berkelanjutan agar sektor peternakan, baik ayam petelur maupun ayam pedaging, dapat berkembang lebih sehat dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam