Bupati Sinjai Terima Bantuan 150.000 Dosis Vaksin AI untuk Tangani Kematian Ayam
![]()
SINJAI, Suara Lidik.com- Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima bantuan 150.000 dosis vaksin Avian Influenza (AI) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, disertai penyerahan disinfektan dan alat pelindung diri (APD) dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Senin (12/10/2026).
Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam menangani kasus kematian ayam di Kabupaten Sinjai yang tercatat mencapai 4.940 ekor. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan penyebaran penyakit serta melindungi usaha peternakan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sinjai menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas respons cepat pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui instansi terkait dalam memberikan bantuan penanganan kasus tersebut.
Respons tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat, khususnya para peternak ayam yang terdampak.
Adapun bantuan yang diterima meliputi obat-obatan, 150.000 dosis vaksin AI, disinfektan, alat pelindung diri (APD), sepatu pelindung, serta alat suntik untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi di lapangan.

Penyaluran bantuan kepada masyarakat direncanakan mulai Selasa (13/10/2026) dan dilakukan secara bertahap hingga seluruh sasaran selesai ditangani. Pemerintah Kabupaten Sinjai juga telah memulai pendataan ayam yang akan mendapatkan vaksinasi guna memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran.
Selain menerima dan menyalurkan bantuan, Pemerintah Kabupaten Sinjai turut memberikan dukungan melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan agar para peternak memahami langkah-langkah pencegahan serta penanganan penyakit pada ayam.
Masyarakat, khususnya peternak ayam, diimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar, melakukan pembersihan secara rutin, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kejadian kematian ayam yang tidak biasa.
Pemerintah juga memastikan bahwa bantuan obat-obatan dan vaksinasi diberikan secara gratis melalui dukungan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
Melalui sinergi lintas pemerintahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap kasus kematian ayam dapat segera dikendalikan, sekaligus melindungi kesehatan ternak, menjaga keberlangsungan usaha peternakan, dan mempertahankan mata pencaharian masyarakat di Kabupaten Sinjai.






